Saturday, 15 December 2012

SAAT AKU MEMBACA AYAT KURSI...



Membaca Ayat Kursi sebenarnya adalah rutinitasku sehari-hari dan Insya Allah akan saya coba terus membacanya setelah Sholat Subuh dan Setelah Sholat Maghrib sebanyak 3 kali..Aku nggak tahu entah sugesti apa yang membawaku bisa seperti itu ..Tapi Alhamdulillah, setiap aku membaca Ayat Kursi, Insya Allah dilindungi dan dijauhkan dari mara bahaya dan orang-orang yang berniat jahat kepada saya. Allah Hu Akbar..

Sebenarnya keinginan membaca Ayat Kursi ini dimulai sejak aku duduk di Sekolah Dasar dan masih saja tergiang di telingaku bahwa bila kita membaca Ayat Kursi dengan khusuk, kita akan terhindar dari hujan. karena ada teman SD ku bilang bahwa ada orang yang tidak basah bajunya karena membaca Ayat Kursi tersebut. Dan aku waktu itu mencobanya walau masih tidak hapal luar kepala, namun saat aku mencoba berjalan di tengah hujan, aku kebasahan juga. Tapi sejak itu aku belum lagi mencoba menghapal Ayat Kursi.karena memang belum ada rencana lagi. Tapi aku waktu itu percaya bila kita membaca Ayat Kursi, akan dilindungi oleh Allah SWT dari gangguan setan dan mahluk halus lainnya.

Dan Alhamdulillah di perjalanan hidupku selanjutnya menginjak aku menuju ke dunia kerja, dan semasa aku kerja di Bontang, Kalimantan Timur, banyak cerita mengenai Ayat Kursi yang aku jumpai dan diaantaranya dari kakak sepupuku yang menceritakan bila mana kita menjadi imam atau membaca Ayat Kursi pada waktu Sholat, ada baiknya pada saat pembacaan ayat terakhir sengaja di putus. (Wa la yaudduhu  hipzuhuma (tahan napas dulu sejenak dan lanjutkan lagi...wahuwal aliyul azim) tujuannya menjaga kekhusukan Sholat dari gangguan sesuatu yang tidak nyata pada saat kita sholat. Saya nggak tahu benar atau tidaknya tapi itu saya lakukan juga diwaktu-waktu saya mengerjakan Sholat saat membaca Ayat Kursi dan saya lakukan sampai sekarang..Karena menurut pandangan saya, selama itu baik dan baik menurut saya , saya akan lakukan kalau masalah percaya tidak percaya, semua diserahkan kepada Allah SWT.

Selepas aku meninggalkan Bontang dan beberapa tahun kemudian, tahun 2002 aku bekerja di salah satu Perusahaan Perkebunan yang ada di Bengkulu dan selama setahun kerja di sana, belum sempat menikmati hasil kerjaan dan menabung ,aku di mutasi ke Salah Satu perkebunan milik perusahaan di daerah Kuala Simpang Aceh Timur NAD..dimana pada waktu itu masih terjadi konplik karena adanya GAM. Ada rasa takut dan khawatir serta rasa frustasi dimutasi kesana dan rasa takut karena bahaya keamanan, apalagi semua staff disana kadang mengungsi karena kadang adanya kontak senjata antara Aparat Polri/TNI dengan GAM..Jadi dengar itu semua , aku nggak punya semangat lagi untuk bekerja di perusahaan tersebut dan berencana untuk segera resign menghindari dari bahaya tersebut, tapi banyak support dari keluarga dan teman-teman dan yang memberanikan aku untuk ke sana adalah, adanya masukan dari teman kerja..

"Cobalah kamu baca Ayat Kursi pada saat sesudah Sholat Subuh dan Sesudah Sholat Maghrib sebanyak 3x, Insya Allah akan dilindungi selama 24 jam.Dijauhkan orang yang berniat jahat kepada kita..disamping kita mencari amal pahala dari Allah, saat kita membaca Ayat Kursi tersebut" kata temanku..

Aku rada nggak percaya dengan apa yang dikatakan temanku itu tapi apa salahnya aku coba pikirku dalam hati..Dan hari demi hari aku mencoba menghapal Ayat Kursi sebelum aku berangkat pindahan ke Aceh. Dan Alhamdulillah aku bisa menghapal dengan lancar Ayat Kursi..Subhanallah..

Jadi apa yang dianjurkan teman saya itu saya terus kerjakan dan dimana saja saya rajin mengerjakan membacanya. Dan saat aku pindahan ke Aceh..aku pun mengerjakannya dan semasa sudah berada dan beraktivitas di Kebun di daerah Aceh Tamiang, aku kerjakan juga. Dan Alhamdulillah, Aku terhindar dari segala mara bahaya, niat jahat teman-teman kerja yang nggak suka sama aku dan gangguan keamanan yang saat itu aku mulai rasakan karena waktu di sana, ada orang yang tidak dikenal mencari aku..

Allah Hu Akbar, Subhanallah, Alhamdulillah, Selama aku di tempatkan di Aceh Tamiang, aku dilindungi oleh Allah, dan aku merasa aman dan nyaman walau aku ditempatkan di daerah Konplik dan tak tak pernah aku tinggalkan membaca Ayat Kursi dan terus aku baca hingga aku dipindahkan lagi ke Daerah lain yang ada di Sumatra Utara. Aku percaya Allah akan selalu melindungi dimana pun aku berada..Banyak kisah yang tidak mungkin aku ceritakan disini mengenai apa yang kualami saat membaca dan mengamalkan Ayat Kursi, karena biar itu aku yang tahu sendiri saja.

Alhamdulillah semenjak itu aku selalu membaca Ayat Kursi saat aku sholat dan selalu bermohon kepada Allah dalam setiap do'aku, mohon dilindungi aku dan keluarga ku dari segala mara bahaya dan orang yang berniat jahat terhadap keluargaku.

Saya cuma share pengalaman saya, mengenal Ayat Kursi dan mengamalkannya dengan membacanya setiap hari. Ada rasa aman dan nyaman saat menbaca Ayat Kursi tersebut. Ada kerinduan bilamana disetiap sholat, tidak membaca Ayat tersebut dan biasanya setiap Sholat Maghrib aku selalu membacanya di dalam setiap sholat ku. Aku nggak tahu apaa yang dirasakan orang, tapi itu yang aku rasakan selama ini.

Tidak ada salahnya anda mencobanya, disamping mendapatkan pahala, tetapi itu semua tergantung kita bagaimana kita mengamalkannya apa itu secara khusuk atau bagaimana...

Tapi disamping kita selalu membaca Ayat Kursi setiap harinya, ada baiknya kita membaca Surah-Surah dalam Al Qur'an lainnya , agar kita lebih tahu dan mengingat Allah dan juga menambah pahala kita.


Salam 15 December 2012





JANGAN LALAIKAN SHOLATMU, KAWAN..

Sebenarnya judul di atas adalah cerita-cerita yang akan saya coba posting di dalam blog ini dalam menyambut Bulan Ramadhan 1433 H, dimana kita melaksanakan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan dari Menjelang Subuh dan Sesudah Maghrib.

Sebenarnya cerita ini adalah cerita yang penulis alami sendiri dan penulis sebenarnya malu untuk bercerita di dalam blog ini mengenai apa yang terjadi dengan penulis dan yang berhubungan dengan Sholat Lima Waktu. Dan kebetulan kejadian yang menimpa penulis berlangsung tadi malam 18 Juli 2012 jam 3 malam. Dan mudah-mudahan cerita ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua untuk tidak menyepelekan Sholat-Sholat Wajib Lima Waktu Dan semakin bertambah ibadah kita demi berjuang di Jalan Allah.

 Pada suatu ketika atau Pada suatu malam..ehm..nampaknya tidak cocok kata-kata tersebut karena kejadiannya baru berlangsung dan benar terjadi. Baiklah..Mungkin kata-kata ini lebih baik..

Semalam adalah malam Rabu, 17 Juli 2012, sehabis aku mengotak-atik laptopku sambil membuka facebook, linkedin dan email serta membuat materi untuk teman-teman yang mengikuti training piping design online training. Mataku terasa berat dan perasaan ingin tidur saja dan kulihat jam sudah menunjukkan pukul 9 lewat 30 menit dan kulihat istriku sudah selesai melaksanakan sholat Isya dan beranjak ke kamar tidur. Tak lama berselang aku pun merasa mataku sudah berat dan pikiranku sudah seperti bermimpi. Dan dengan perasaan seperti itu aku pun langsung masuk ke kamar tidur dan kemudian tidur di samping istriku. Dan tidak biasanya istriku tidak menanyakan sudah sholat atau belum. Karena istriku tahu bahwa aku kadang sering menunda-nunda sholat Isya dan kadang selalu kukerjakan sekitar jam 2, jam 3 atau jam 4 atau kadang sebelum Waktu Subuh telah tiba.

Memang aku mempunyai kebiasaan jelek yaitu menunda-nunda sholat Isya karena aku merasa bahwa waktu Sholat Isya itu panjang sehingga aku merasa aku bisa tidur dahulu dan kemudian bangun sekitar jam 2 atau jam 3 untuk melaksanakan Sholat Isya. Insya Allah, aku pasti terbangun bilamana aku belum melaksanakan sholat subuh karena aku nggak akan bisa tidur dengan nyenyak bilamana belum melaksanakan Sholat Isya.  Dan aku sebenarnya punya rencana yaitu aku akan melaksanakan sholat Tahajud bilamana aku terbangun dari tidurku waktu malam. Karena aku saat ini masih belum mendapatkan pekerjaan yang bagus yang sesuai dengan pengalaman kerjaku dan berharap bilamana aku sholat Tahajjud atau sholat pada malam hari, aku bisa segera cepat dapat kerja. Namun aku adalah aku, karena aku manusia biasa yang masih dalam keadaan penuh dosa dan masih dipengaruhi oleh bisikan-bisikan setan, dimana rencana hanyalah rencana karena bila aku terbangun tiap malam aku hanya melaksanakan sholat Isya saja dan tidak melaksanakan sholat Tahajjud seperti yang aku angankan..Karena dengan suhu minus dan di musim winter begini di Canberra membuat aku melaksanakan Sholat Isya dengan badan menggigil dan akhirnya aku selalu mengurungkan niatku untuk melaksanakan Sholat Tahajjud karena rasa dingin menghinggapi diriku dan akhirnya setelah selesai Sholat Isya, aku pun kembali ke tempat tidur dan bergelut kembali dengan selimut tebal.

Semalam pun kejadiannya sama seperti malam yang sudah-sudah, aku selalu menunda-nunda sholat Isya dan aku pun tertidur setelah mendapat pelukan hangat dari istriku. Dan sesaat aku tertidur aku bermimpi dan akhirnya aku pun terbangun karena aku merasa ingin buang air kecil tapi karena rasa dingin menyerang terus aku pun kembali tidur padahal aku sendiri belum melaksanakan sholat Isya. Dan dalam mimpi keduaku ini aku merasa aku sudah melaksanakan Sholat..dan aku terus bermimpi yang lain-lain (nampaknya nggak perlu diceritakan mimpi mimpi lainnya...red).

Akhirnya karena aku sudah tidak tahan lagi menahan rasa ingin buang air kecil, aku pun terbangun dari tidurku dan aku pun menuju ke toilet dan buat air kecil. Aku ingat bahwa aku belum sholat Isya malam itu dan nggak tahu apakah ada godaan setan atau godaan sifat malasku sehingga aku menunda Sholatku lagi dan maksudnya kembali ke tempat tidurku dan tidur kembali. Dalam hatiku "Toh istriku sudah tertidur lelap dan dia khan nggak tahu apakah aku sudah sholat atau belum. Ntar nanti kalau aku terlewat dan masuk waktu subuh kalau nggak ditanya yach aku diam saja. " gumanku dalam hati waktu itu. Istriku khan mungkin berpikir aku sudah sholat karena dia nggak bertanya malam itu. Akhirnya aku kembali ke tempat tidurku dan masuk ke dalam selimut hangat dan kembali tertidur dan melalaikan sholat ku malam itu.

Saat penulis menulis cerita ini ada rasa merinding di punggungku dan tengkukku bila mengingat kejadian tadi malam dan bercerita mengenai kejadian tadi malam yang menyentak kalbuku. Kita kembali ke cerita semalam.

Akhirnya aku tertidur lagi dan aku bermimpi kembali tapi mimpi ini adalah mimpi yang menurutku sangat mengerikan sekali karena aku bermimpi ada semacam sosok bayangan hitam masuk dari jendela kamarku dan aku perasaanku aku terbangun dan kukejar bayangan itu dan aku dapati bayangan hitam itu bersembunyi di belakang pintu kamar tidur anak-anakku. Dan aku pun mengejar bayangan itu dan mengajaknya berbicara namun bayangan hitam itu hanya diam saja.

"Mas..Mas..Mas..."kudengar suara istriku membangunkan aku dari tidurku.(  Maaf aku merasa sedih dan menangis dengan diriku saat ini mengingat kejadian tadi malam dimana aku melalaikan sholat Isya ku dan aku merasa berdosa kepada Istriku dan kepada Allah karena telah melalaikan sholatku....red). Aku pun terbangun dari tidurku dengan perasaan takut dan perasaan merinding di sekujur tubuhku malam itu. Dan aku langsung ingat kepada Allah..Ya Allah, mohon ampun karena aku belum sholat Isya...suara hatiku berkata.
Ampun yach Allah dan jangan lagi mimpi seperti itu yach Allah ..bathinku berkata lagi..

Aku harus sholat gumanku dalam hati tapi aku merasa badanku masih merinding dan masih ada rasa takut di dalam hatiku dengan mimpiku barusan. Tapi aku nggak mau bermimpi buruk seperti itu lagi dan aku paksakan diriku untuk melakukan sholat Isya dan akhirnya aku beranjak dari tempat tidurku menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu walau dengan perasaan takut sekali. Tapi aku ikhlaskan diriku kepada Allah bilamana ada terjadi apa-apa denganku malam itu. Kulihat istriku tertidur dengan nyenyaknya dan biasanya aku sholat di kamar khusus untuk sholat tapi malam itu aku punya rasa takut dan aku bawa sejadah ke dalam kamar tidurku dan kunyalakan lampu kamar tidurku untuk melakukan sholat karena terus terang aku sangat takut sekali dengan mimpiku malam itu.

Tapi sebelum aku masuk ke kamar tidurku, aku sempatkan menengok ke kamar anak-anakku dan sebelum menyentuh pintu kamar tidur anak-anakku, aku hidupkan lampu dahulu kamar tidur ku. Perlahan aku tekan pintu kamar tidur anak-anakku dengan pelan sampai menyentuh dinding karena aku masih merasa badanku merinding dan akhirnya aku lihat tidak ada siapa-siapa di balik pintu tersebut. Dan setelah aku pastikan tidak terjadi apa-apa dengan pintu tersebut akhirnya aku melakukan sholat Isya dengan perasaan takut dan rasa merinding di sekujur tubuhku.

Akhirnya kuselesaikan Sholat Isya ku dan aku pun berdoa memohon ampun atas kekhilafanku malam itu yang menunda-nunda sholatku. Namun perasaan merinding itu masih saja belum hilang dari tubuhku dan aku pun membacakan Ayat Kursi.



Bacaan sesuai terjemahan sesuai lafal dari huruf arab ke huruf latin :


ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU. LAA TA'KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA'U 'INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA'LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN 'ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI'A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL 'ALIYYUL AZHIIM.



Artinya :

Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur KepunyaanNya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS : Al-Baqarah : 255)



Namun saat aku membaca Ayat Kursi, ada bagian dari ayat itu yang terlupa dan tidak biasanya aku lupa dengan Ayat Kursi karena hampir setiap hari aku membaca Ayat Kursi. Dan dengan lafaz yang aku lupa aku

bacakan terus sampai tiga kali dan tentunya aku lupa terus dan aku coba terus kubaca kembali sampai aku naik ke tempat tidurku dan kubacakan Surat Al Fatehah sambil memeluk istriku untuk meredam rasa takutku dan rasa merinding di badanku tersebut. Dan akhirnya aku ingat kembali bacaan Ayat Kursi setelah kubaca Surat Al Fatehah tadi dan Aku pun terus membaca Ayat Kursi sampai aku tertidur dengan lelapnya.


Dan aku pun bermimpi kembali dan dalam mimpiku aku melihat diriku memandangi wajah istriku dan istriku melihatku dengan senyum manis dan indahnya, senyum yang membuatku bahagia. Aku nggak tahu sampai berapa lama aku memandangi istriku dengan senyumnya itu. Ya mungkin saja itu hadiah buatku karena aku telah melakukan Sholat Isya walau dengan terlambat dan kulaksanakan sekitar jam 3 pagi malam tadi.


Setelah pagi hari aku terbangun dan kulaksanakan Sholat Subuh, aku pun penasaran dengan bagian Ayat Kursi yang aku lupa dan aku pun mencari arti dari Ayat Kursi dan Aku pun terkejut dan merasa bersalah kepada Allah karena aku punya niatan melalaikan Sholat Isya ku. Dan dimana artinya dari bagian Ayat Kursi yang terlupa itu adalah :


"Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya."


Sesaat aku terdiam melihat arti ayat Al Qur'an tersebut dan aku pun berdo'a dan memohon ampun kepada Allah atas segala kekhilafanku yang kubuat selama ini.


Aku bisa membohongi istriku dengan tindakanku yang seolah-olah aku telah Sholat Isya tapi aku tidak bisa membohongi Allah karena Allah Maha Mengetahui. Subhanallah..Subhanallah..Subhanallah..



Aku tahu Allah masih sayang dengan aku karena Allah selalu mengingatkanku bilamana aku lalai dari jalan  Nya. Kita tidak tahu rahasia Allah selanjutnya untuk menyadarkan manusia bila mereka lalai dan mencoba menjauh dari  jalan Allah. Allah punya banyak rahasia yang manusia tidak ketahui. 


Penulis disini hanya sekedar sharing agar kita bisa kembali ke jalan Nya dan menjauhi segala larangan Nya.
Dan mentaati segala Perintah-Perintah Nya termasuk menjalankan Sholat Lima Waktu.


Mudah-mudahan dengan cerita ini kita bisa selalu ingat Allah dan tidak lalai dalam melaksanakan Sholat. Dan semakin bertambah ilmu kita dan selalu di jalan Allah. 


Mohon Maaf bila kurang berkenan..karena penulis menceritakan apa adanya yang dialami tiada niatan apa-apa tapi hanya niatan untuk berbagi cerita dengan teman-teman semua disaat penulis menunda-nunda Sholat. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin